Berita KBRI

Kunjungan Dubes RI ke Hamad Bin Khalifa Mosque

07 Februari 2017

Kunjungan Silaturahmi Dubes RI ke Hamad Bin Khalifa Mosque dan Civilisation Center Kopenhagen

Mos2

Pada tanggal 7 Februari 2017, Duta Besar RI untuk Kerajaan Denmark dan merangkap Republik Lithuania, Muhammad Ibnu Said didampingi oleh Sekretaris III Protkons beserta Staf KBRI Kopenhagen melakukan kunjungan silaturahmi dengan ketua dan pengurus Masjid Hamad Bin Khalifa dan Civilisation Center Kopenhagen Abdul Hamid Abbasy. Mesjid Hamad Bin Khalifah dan Civilisation Center tersebut merupakan yang terbesar di Denmark yang didirikan tahun 2014 melalui sumbangan dan dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah Qatar. 

Pada pertemuan tersebut Dubes RI menyampaikan mengenai perkembangan Islam di Indonesia yang Rahmattan Lil Alamin, yakni sebagai agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua mahluk di dunia. Islam di Indonesia sejatinya mendorong terciptanya perdamaian antara sesama pemeluk agama, dan tidak menutup kemungkinan juga terhadap pemeluk agama Islam dan Non Muslim di Denmark.  Islam di Indonesia senantiasa mencerminkan agama yang toleran, yang dapat berjalan dengan demokrasi, kemajuan wanita, Hak Asasi Manusia dan sejalan dengan Modernisasi yang telah berjalan di Indonesia tanpa hambatan. Indonesia senantiasa berusaha menciptakan kehidupan beragama yang harmoni dan toleransi di antara pemeluknya. Indonesia membangun kerukunan dan kehidupan beragama yang harmonis melalui Interfaith Dialogue. Dubes RI menambahkan bahwa Indonesia memiliki basis organisasi kemasyarakatan Islam yang besar dan sangat berpengaruh yang memiliki sejarah panjang di Indonesia seperti Organisasi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU), yang telah berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan berperan dalam sejarah Indonesia. Dengan kunjungan ini diharapkan terjalin hubungan silaturahmi dan saling tukar pengalaman dalam perkembangan Islam  antara Ulama Indonesia dan komunitas Masyarakat Islam di Denmark.

Mos1

Sementara itu, ketua yayasan Mesjid Hamad Bin Khalifah dan Civilazation Center, Abdul Hamid Abbasy   menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan Islam dan umat Muslim di Indonesia sebagai negara dengan masyarakat Islam terbesar dunia .  Abbasy juga mengharapkan terjalinnya hubungan yang baik antara para ulama Islam di kedua negara. Abbasy menegaskan minat Yayasan Hamad Bin Khalifa untuk mengetahui perkembagan Islam Indonesia, Abbasy juga mengakui bahwa dirinya hanya belajar tentang beberapa informasi Islam di Indonesia melalui pemberitaan media. Abbasy juga menambahkan agar KBRI dapat ikut berpartisipasi dalam sebahagian aktivitas rohani yang diselenggraakan di Mesjid tersebut. 

Mos3

Pada akhir pertemuan, Dubes RI juga berkesempatan melihat langsung sejumlah fasilitas yang dimiliki oleh Masjid Hamad Bin Khalifah, Mesjid tersebut memiliki kapasitas 1000 Jemaah, dan memiliki arsitektur khusus yang berasal dari Maroko. Selain itu, terdapat juga gedung pertemuan dan seminar yang biasanya di gunakan sebagai tempat kajian Islam dan dapat menampung sekitar 500 – 1000 peserta. Kemudian juga terdapat  gedung olahraga khusus Wanita dan Pria, gedung cinema yang menayangkan sejarah para Nabi dan sejarah Islam, gedung khusus pembelaran Bahasa Arab dan Bahasa Denmark, gedung Tahfizul Qur’an dan perpustakaan yang berisi berbagai buku dalam bahasa Arab, Inggris dan bahasa Denmark. 

Dok. KBRI Kopenhagen