Berita KBRI

Kunjungan Duta Besar RI ke Odense

20 April 2017

Pembinaan Importir di Odense

Pada tanggal 20 April 2017, Dubes RI KBRI Kopenhagen, Bapak Muhammad Ibnu Said, beserta tim KBRI melakukan kunjungan kerja ke Odense, Horsens dan Malling dalam rangka pembinaan importir furnitur dan produk makanan-minuman Indonesia. Di Odense, Dubes RI beserta tim KBRI mengunjungi toko mebel LivingInStyle yang dimiliki oleh Kim Nielsen dari Denmark dan istrinya dari Indonesia, ibu Eunike Karolina. Toko LivingInStyle sudah aktif di Odense kurang lebih selama 3 tahun terakhir.

niu

Dubes RI bersama tim KBRI di toko LivingInStyle di kota Odense. Bersama Dubes RI di foto adalah ibu Eunike Karolina (nomor 2 dari kiri) dan bapak Kim Nielsen (nomor 2 dari kanan)

Produk-produk furnitur dan kerajinan yang dijual oleh LivingInStyle diimpor langsung dari Indonesia. Inovasi menjadi elemen utama dari produk-produk impor LivingInStyle. Mereka membuat dan membeli langsung dari para pengrajin furnitur dan kerajinan di Indonesia di mana beberapa produk tersebut menggunakan design LivingInStyle. Semua produk furnitur dan kerajinan yang diimpor dari Indonesia telah memiliki sertifikasi SVLK (Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu), sehingga mempermudah akses pasar ke Denmark sebagai salah satu negara anggota UE. Disampaikan oleh Kim, saat ini tren furnitur yang diminati di Denmark dan wilayah Skandinavia adalah produk alami, antara lain berupa produk-produk yang terbuat dari akar kayu jati seperti meja, kursi, peralatan dapur .

niu2

 Dubes RI bersama tim KBRI di toko LivingInStyle di kota Odense

Mayoritas produk mebel yang diimpor oleh LivingInStyle merupakan produk siap pakai sehingga konsumen tidak perlu lagi merakit sendiri produk-produk tersebut.

Pada pertemuan ini, Dubes RI juga secara khusus mengundang LivingInStyle untuk berpartisipasi di dalam acara-acara promosi yang akan diselenggarakan oleh KBRI. Bapak Kim Nielsen dan ibu Eunika menyambut baik usulan ini dan menyatakan minatnya untuk ikut serta di dalam acara-acara tersebut jika memungkinkan.  

( Dokumentasi KBRI Copenhagen )