Berita KBRI

Kunjungan Profesor Marcusen dari Universitas Kopenhagen ke KBRI

08 Mei 2017

 

Kunjungan Profesor Marcusen dari Universitas Kopenhagen ke KBRI

 

Prof ras

Perbincangan antara Profesor Marcussen dengan Dubes RI dan Staf

 

Pada tanggal 8 Mei 2017, KBRI Kopenhagen mendapat kunjungan kehormatan dari seorang akademisi dari Universitas Kopenhagen, Profesor Martin Marcussen. Dalam pertemuan Duta Besar RI Muhammad Ibnu Said dengan Profesor Martin, yang didampingi oleh staf KBRI, telah terjadi perbincangan dalam suasana keakraban dan persahabatan mengenai upaya-upaya dalam meningkatkan hubungan dan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Denmark yang terdapat potensi dan peluang yang besar untuk dikembangkan dan dikerjasamakan.

Dubes Ibnu Said menjawab pertanyaan dari professor Martin mengenai sistem rekruitmen diplomat Indonesia dan proses penetapan warga negara Indonesia untuk dapat diangkat menjadi duta besar di negara-negara sahabat yang dipaparkan secara komprehensif. Proses rekruitmen diplomat Indonesia sangat transparan dan akuntabel. Demikian juga proses pengangkatan duta besar yang merupakan hak prerogatif Presiden dan memerlukan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat melalui proses fit and proper test.

Profesor Martin sangat tertarik dan terkesan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh Dubes Ibnu Said dalam upaya meningkatkan hubungan dan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Denmark yang penuh dengan tantangan dan peluang demi  kemajuan dan kemakmuran rakyat kedua negara, termasuk proses rekruitmen diplomat. Lebih-lebih Denmark sebagai negara yang paling berbahagia di dunia, banyak hal yang dapat dipelajari dan dikerjasamakan dengan Denmark.

 

 

Dok. KBRI Kopenhagen