Berita KBRI

PELUNCURAN ARLA FOODS CLIMATE GOALS

SENIN, 11 MARET 2019

PELUNCURAN ARLA FOODS GLOBAL CLIMATE GOALS

1arla1

Duta Besar RI, Muhammad Ibnu Said menghadiri peluncuran Arla Foods Global Climate Goals yang diselenggarakan di Bygholm Agriculture College, di kota Horsens pada tanggal 11 Maret 2019. Acara yang turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi dan IPTEK Denmark, Mr. Tommy Ahlers sebagai salah satu pembicara kunci bersama dengan Mr. Jan Toft Nørgaard, Chairman Arla Foods.

Sebagai penghasil produk susu terbesar di Denmark, Arla Foods berkomitmen untuk mendukung pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Goal 2 (Zero Hunger), Goal 3 (Good Health and well-being), Goal 4 (Decent work and economic growth), dan Goal 12 (Responsible consumption and production). Pencapaian agenda – agenda tersebut tetap harus mempertimbangkan tantangan terbesar yang dihadapi saat ini, yaitu perubahan iklim, terutama emisi gas rumah kaca. Dalam hal ini Arla Foods telah melakukan langkah – langkah yang diperlukan guna mengatasi permasalahan tersebut sejak tahun 1990, dan saat ini para petani yang tergabung dalam Arla telah berhasil mengurangi emisi per kilo susu hingga 24%.

1Arla2

Guna mendukung hal tersebut, Arla sebagai koperasi produk susu dengan anggota mencapai 10.300 peternak yang tersebar di 7 (tujuh) negara di Eropa, berkomitmen untuk mengurangi tingkat emisi gas rumah kaca per kilo susu hingga 30% pada tahun 2030, dan memproduksi susu dengan carbon net zero pada tahun 2050.

1Arla3

Menteri Pendidikan Tinggi dan IPTEK Denmark, Mr. Tommy Ahlers dalam pengatarnya menyampaikan bahwa diperlukan komitmen kemitraan dari seluruh pemangku kepentingan terkait, serta pengembangan riset dan inovasi untuk membantu sektor pertanian, termasuk peternak, dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Diperlukan komitmen dan aksi konkrit di tingkat global untuk meningkatkan inovasi, riset, pendidikan, dan ilmu pengetahuan, sehingga dapat solusi yang tepat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Pemerintah Denmark telah mengalokasikan anggaran sebesar DKK. 1 Milyar (sekitar Rp. 2 triliun) pada tahun 2019 ini untuk keperluan riset. Di samping itu, institusi pendidikan harus mampu menyediakan konsep edukasi dan riset yang jelas, menarik dan inovatif, guna meningkatkan ketertarikan generasi muda, terutama yang memiliki minat dan bakat, untuk mempelajari topik – topik terkait. Untuk itu, peran generasi muda/mahasiswa, khususnya di bidang pertanian, menjadi sangat penting.

DOK. KBRI KOPENHAGEN