Berita KBRI

Pertemuan dengan Danish Agriculture and Food Council (DAFC)

25 April 2019

Pertemuan dengan Danish Agriculture and Food Council (DAFC)

1DAFC1

Kopenhagen (25/04). Dubes RI untuk Denmark, M. Ibnu Said, menerima kunjungan dari Head of Department for Trade Policy and Market Relations dari Danish Agriculture and Food Council (DAFC), Kenneth L. Madsen, dan Jeppe S. Pedersen, International Senior Advisor DAFC di KBRI Kopenhagen pada hari Kamis, tanggal 25 April 2019.

Pada pembukaan pertemuan, Dubes RI menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan pasokan produk pangan seperti beras, kedelai dan daging untuk memenuhi kebutuhan nasional. Dubes RI juga menyampaikan bahwa food security dan food sovereignty merupakan isu penting yang menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah RI.

1DAFC2

DAFC, yang dibentuk pada 2009, memiliki fokus pada peningkatan pengaruh politis dalam pengambilan kebijakan di bidang agrikultur dan produksi pangan oleh Pemerintah Denmark, memberikan pelayanan yang menyeluruh dan murah bagi para anggotanya, serta melakukan pengembangan teknologi yang menunjang food safety, animal health and productivity, serta konservasi lingkungan dan energi.

1DAFC3

Kenneth Madsen menyampaikan bahwa Indonesia menjadi negara tujuan baru bagi Denmark dan negara-negara lain di Uni Eropa dalam usaha meningkatkan kerja sama di bidang industri pertanian dan agrobisnis. Setelah memberikan penjelasan mengenai business practices yang dilakukan oleh DAFC dan bentuk-bentuk kerja sama yang telah terjalin selama ini, seperti Joint Agriculture Working Group (JAWG) dan Strategic Sector Cooperation (SSC) yang tercantum dalam Plan of Action 2017-2020 antara Pemerintah Indonesia dan Denmark, DAFC menyampaikan undangan untuk pertemuan lanjutan dan bantuan untuk memfasilitasi keikutsertaan delegasi Indonesia dalam World Food Summit yang direncanakan untuk dilaksanakan di Denmark pada bulan Agustus 2019.

1DAFC4

Pada penutupan pertemuan, Dubes RI juga mengharapkan kerja sama dari DAFC dan Pemerintah Denmark menge‚Äčnai ekspor minyak kelapa sawit dari Indonesia ke negara-negara Uni Eropa, termasuk Denmark, yang saat ini menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan delegated act dari Renewable Energy Directive yang diadopsi oleh Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa.

Dok. KBRI Kopenhagen‚Äč